Kamis, 12 Januari 2017

EKA APRILIANI - 4415217045 - #UPERP8UAS04


Guten abend Molang readers,
Wie geht es Ihnen? Molang kembali lagi dengan post terbaru dengan tema transaksi di dalam kehidupan sehari-hari dan analisis ERP serta berkaitan dengan proses bisnis apa transaksi tersebut. Supaya Molang readers tidak semakin penasaran, mari kita masuk pada pembahasan.
Bukti transaksi yang Molang gunakan dalam pembahasan ini adalah faktur pemesanan pencetakan buku yang dilakukan di sebuah perusahaan penyedia jasa digital printing di Jalan Raya Margonda. Bukti transaksi dapat dilihat pada gambar 1 di bawah ini.
Gambar 1. Bukti Transaksi Pencetakan Buku
Pada gambar di atas dapat dilihat keterangan gambar yang diberi kotak dan nomor dengan warna merah dan biru. Keterangan dari setiap nomor yang ada pada gambar dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.    Kotak nomor 1 menunjukkan kata Faktur yang menerangkan jenis bukti transaksi. Faktur atau dapat disebut dengan invoice/nota/bon/kuitansi adalah dokumen yang digunakan sebagai pernyataan tagihan yang harus dibayar oleh customer yang berisi keterangan jenis barang yang dibeli/dipesan, jumlah barang, dan harga serta keterangan lain seperti tanggal transaksi, kontak penjual dan pembeli, tanda tangan kedua belah pihak (penjual dan pembeli), serta keterangan validasi sebagai pengesahan transaksi pembelian telah dibayar lunas.
Gambar 2. Jenis Bukti Transaksi
2.    Kotak nomor 2 menunjukkan keterangan perusahaan penyedia jasa digital printing yang terdiri dari alamat website, alamat perusahaan, alamat email, dan nama operator yang melayani jasa printing. Penyedia layanan digital printing adalah Aladdin Copy & Digital printing dengan alamat website www.aladdin-print.com. Perusahaan tersebut beralamat di Jl. Margonda Raya No. 393 Depok, Tlp. 7865110, 78864210, Fax. 78892997, dengan alamat email: info@aladdin-print.com, dan disertakan catatan operator yang menangani pesanan bernama Urwah.
Gambar 3. Keterangan Perusahaan Penyedia Layanan Digital printing
3.    Kotak nomor 3 menunjukkan kode faktur, tanggal, dan jam (waktu) transaksi. Faktur di atas menunjukkan bahwa transaksi dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2016 pukul 5:59:31 PM.
Gambar 4. Kode Faktur dan Waktu Terjadinya Transaksi
4.    Kotak nomor 4 menunjukkan keterangan customer yang terdiri dari nama customer, nomor telepon, alamat, nomor RAK, dan tanggal selesai pencetakan. Nama pemesan (customer) pada transaksi ini adalah Eka Apriliani, terdapat no.telepon yang bisa dihubungi, Alamat (dikosongkan), No. RAK: 91, dan Tanggal Selesai: 22 Okt 2016.
Gambar 5. Data Pemesan (Customer) dan Tanggal Selesai Pemesanan
5.    Kotak nomor 5 menunjukkan keterangan barang yang dibeli/dicetak/dipesan yang terdiri dari judul buku, banyak, deskripsi barang, jumlah halaman, harga, dan jumlah. Barang yang dipesan pada transaksi ini adalah mencetak e-book dengan judul Fundamental of Total Quality Control sebanyak 1 (satu) eksemplar dengan kertas book paper ukuran B5 dengan jumlah halaman sebanyak 356 halaman, harga satuan (per lembar adalah Rp 176) maka jumlah biaya cetak bukunya adalah Rp 62.300. kemudian pada baris kedua adalah penjilidan buku dengan jenis PW DOVE untuk 1 (satu) buku dengan deskripsi Sc. Print Warna 01-100 pcs sebanyak 1 dengan harga satuan Rp 22.500, maka biaya penjilidan adalah Rp 22.500.
Gambar 6. Keterangan Barang yang Dipesan
6.    Kotak nomor 6 menunjukkan keterangan biaya yang harus dibayarkan yang terdiri dari jumlah, diskon, total, PPN, tertagih, pembayaran di muka/bayar, dan pelunasan. Jumlah yang harus dibayar adalah Rp 84.800, diskon Rp 0, Total Rp 84.800, PPN (Pajak Pertambahan Nilai) Rp 0 yang berarti costumer tidak dikenakan pajak, sehingga biaya tertagih adalah sebesar Rp 84.800. Karena nilai transaksi bernilai di bawah Rp 250.000, maka harus dibayar di muka (langsung dilunasi). Sehingga pada baris U. Muka/Bayar bernilai Rp 84.800 dan pada baris Pelunasan Rp 0 karena telah dibayar di muka (langsung dilunasi) sehingga tidak ada biaya pelunasan.
Gambar 7. Keterangan Jumlah yang Harus Dibayar oleh Customer
7.    Kotak nomor 7 menunjukkan pengesahan dari penyedia jasa berupa tanda tangan dari kasir. Tanda tangan ini menunjukkan bahwa faktur telah divalidasi oleh petugas kasir.
Gambar 8. Pengesahan dari Petugas Kasir
8.    Kotak nomor 8 menunjukkan persetujuan dari customer berupa tanda tangan sebagai persetujuan atas barang yang dibeli/dipesan dengan harga yang tercantum. Tanda tangan ini menyatakan bahwa customer telah melunasi biaya pemesanan/menerima pesanan.
Gambar 9. Tanda Tangan Customer
9.    Kotak nomor 9 menunjukkan keterangan pembayaran yang disyaratkan oleh perusahaan penyedia jasa digital printing kepada customer bahwa total biaya pemesanan/pembelian di bawah Rp 250,000 harus dibayar lunas.
Gambar 10. Keterangan Pembayaran yang Disyaratkan oleh Perusahaan Penyedia Jasa Digital printing kepada Customer
10. Kotak nomor 10 menunjukkan keterangan nama kasir yang menerima pembayaran dan kontak untuk menyampaikan kritik/saran. Nama petugas billing/pembayaran/kasir adalah Tanti.perusahaan tersebut juga menyediakan kontak yang bisa dihubungi untuk mengirimkan kritik dan saran via email maupun whatsapp.
Gambar 11. Nama Petugas Billing dan Kontak Kritik Saran
11. Kotak nomor 11 menunjukkan validasi atas pelunasan pembayaran. Validasi dinyatakan dengan membubuhkan stempel pada faktur yang diberikan oleh petugas kasir yang menerima pembayaran dari customer ketika customer telah melunasi pembayaran.
Gambar 12. Validasi Pelunasan Pembayaran Berupa Stempel oleh Petugas Kasir
Bukti transaksi ini berkaitan dengan proses bisnis purchasing, manufacturing, dan accounting. Dimana seorang customer dating ke sebuah perusahaan jasa penyedia digital printing kemudian melakukan pemesanan pencetakan buku dengan jumlah tertentu. Kemudian pihak perusahan tersebut menuliskan dalam sebuah formulir pemesanan untuk diproses di bagian manufaktur. Dalam Odoo, formulir ini disebut dengan Manufacturing order (MO). Dengan MO ini, maka bagian produksi akan memproduksi sejumlah yang dipesan/diperintahkan dalam MO. Pihak operator pun memberikan tembusan kepada kasir. Setelah antri dan tiba giliran, maka pihak kasir akan menyebutkan item yang dipesan untuk dicocokkan dengan permintaan customer untuk selanjutnya kasir akan membuat faktur/invoice. Faktur ini dicetak dengan 3 rangkap. Customerpun melakukan pembayaran sejumlah yang tertera di faktur. Sebelum diberikan kepada customer, faktur divalidasi untuk memberi tanda bahwa biaya pemesanan telah dibayar lunas. Setelah pesanan selesai diproduksi, customer kembali dating untuk mengambil pesanan. Barang yang dipesan diberikan untuk kemudian customer melakukan pengecekan kesesuaian. Setelah barang diinyatakan sesuai maka pihak customer menandatangai faktur sebagai tanda bukti barang telah diterima dan kemudian pihak kasir juga membubuhkan tanda tangan sebagai bukti serah terima.
Kekurangan dari bukti transaksi ini adalah tidak ada keterangan mata uang (currency) yang digunakan ketika mendefinisikan harga satuan maupun total harga. serta pada bagian keterangan jumlah tidak diberikan unit satuan seperti lembar atau unit.
Demikian postingan Molang tentang transaksi di dalam kehidupan sehari-hari dan analisis ERP serta berkaitan dengan proses bisnis apa transaksi tersebut. Semoga bermanfaat untuk Molang readers.
Vielen dank.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar