Selamat malam Molang readers, Molang is back!
Kali ini Molang datang dengan topik pembahasan lama yaitu Modul Add-ons Accounting di Odoo v.8. Jika pada postingan sebelumnya Molang memposting tentang modul Add-ons Product Gross/Net, maka kali ini ada dua modul add-ons yang akan Molang install yaitu account_interests, account analytic defaults, dan sales_ invoices_discounts. Langkah-langkah meng-install ketiga modul add-ons tersebut adalah sebagai berikut:
A. Langkah-langkah meng-install modul add-ons account_interests:
1. Membuka Odoo v.8 (via droplet kelompok).
2. Memilih database kelompok yaitu PT. HIN di database selector.
3. Klik Setting -> Pada section menu Modules, memilih sub menu Apps -> kemudian mencari modul add-ons yang akan di- install, dengan mengetikkan keyword “account interests” -> klik Search atau tekan enter untuk memulai proses pencarian.

Gambar 1. Modul Add-ons account_interest
4. Setelah hasil pencarian muncul seperti di bawah ini, kemudian klik pada area modul add-ons untuk mengetahui spesifikasi modul tersebut.

Gambar 2. Modul Add-ons account_interest Description

Gambar 3. Modul Add-ons account_interest Screenshot

Gambar 4. Modul Add-ons account_interest License

Gambar 5. Modul Add-ons account_interest Dependencies
5. Kemudian klik install. Jika Molang readers telah menyetujui (jika modul add-ons tersebut tidak terverifikasi dan di-support oleh OpenERP Enterprise), maka klik OK.

Gambar 6. Modul Add-ons account_interest Confirmation to Install
6. Dan loading installasi pun mulai berjalan.
7. Setelah proses loading selesai, maka proses installasi pun sudah selesai dan modul add-ons sudah terinstall.
8. Untuk melihat hasil installasi modul add-ons, maka klik Setting -> pada section menu Modules, klik Apps -> mengetikkan nama modul add-ons account_interest -> cek status apakah sudah berubah menjadi Installed.

Gambar 7. Modul Add-ons account_interest Status Installed
B. Langkah-langkah meng-install modul add-ons account analytic defaults:
1. Membuka Odoo v.8 (via localhost:8069).
2. Memilih database kelompok yaitu PT. HIN di database selector.
3. Klik Setting -> Pada section menu Modules, memilih sub menu Apps -> kemudian mencari modul add-ons yang akan di- install, dengan mengetikkan keyword “account analytic default” -> klik Search atau tekan enter untuk memulai proses pencarian.
4. Setelah hasil pencarian muncul seperti di bawah ini, kemudian klik pada area modul add-ons untuk mengetahui spesifikasi modul tersebut.

Gambar 8. Modul Add-ons Account Analytic Defaults

Gambar 9. Modul Add-ons Account Analytic Defaults

Gambar 10. Technical Data Modul Add-ons Account Analytic Defaults
5. Kemudian klik install. Sehingga muncul tampilan loading sebagai tanda proses installasi sedang berlangsung.

Gambar 11. Proses Loading Saat Install Modul Add-ons Account Analytic Defaults
6. Setelah proses installasi selesai, maka status modul add-ons account analytic default berubah menjadi Install ed.

Gambar 12. Status Modul Add-ons Account Analytic Defaults Installed
C. Langkah-langkah meng-install modul add-ons sales_ invoices_discounts:
1. Membuka Odoo v.8 (via localhost:8069).
2. Memilih database kelompok yaitu PT. HIN di database selector.
3. Klik Modul Setting -> Pada section menu Modules, memilih sub menu Apps -> kemudian mencari modul add-onsyang akan di-install, dengan mengetikkan keyword “sales_ invoices_discounts” -> klik Search atau tekan enter untuk memulai proses pencarian.
4.
Jika dengan proses Search tidak mendapatkan hasil, maka tahapan yang
harus dilakukan adalah dengan men-download terlebih dahulu modul add-ons tersebut pada link ini:https://www.odoo.com/apps/modules/8.0/sales_invoice s_discounts/ .
5.
Sehingga diperoleh file dalam format .zip. Kemudian file .zip yang
diperoleh dari download diekstrak terlebih dahulu dan meng-copy di
folder path add ons yang letaknya di C:\Program Files (x86)\Odoo
8.0-20160919\server\openerp\addons.

Gambar 13. File Di-copy ke Folder Path
6. Lalu me-restart Odoo melalui task manager -> klik services -> cari odoo-server-8.0 -> klik kanan -> restart.
7. Membuka Odoo dan login ke database yang akan digunakan (misal database yang di-restore sebelumnya) ke alamat localhost:8069.
8. Masuk ke menu Setting -> klik sub menu local module -> ketikkan nama modul add ons yang diinstall pada kolom pencarian.

Gambar 14. Modul Add-ons sales_invoices_discounts
9. Jika sudah ditemukan, maka lakukan pengamatan terhadap technical data yang berhubungan dengan modul add-ons tersebut seperti kegunaan, lisence, dan dependencies-nya.
Gambar 15. Deskripsi Modul Add-ons sales_invoice s_discounts

Gambar 16. Screenshot Modul Add-ons sales_invoice s_discounts

Gambar 17. Dependencies Modul Add-ons sales_invoice s_discounts
10. Setelah itu Molang readers dapat melakukan penginstallan modul add ons tersebut dengan klik install. Jika Molang readers telah menyetujui (jika modul add-ons tersebut tidak terverifikasi dan di-support oleh OpenERP Enterprise), maka klik OK.

Gambar 18. Verifikasi untuk Install Modul Add-ons sales_ invoices_discounts
Sehingga muncul tampilan loading sebagai tanda proses installasi sedang berlangsung.

Gambar 19. Loading saat Install Modul Add-ons sales_ invoices_discounts
11. Setelah proses installasi selesai, maka status moduladd-ons sales_invoices_discounts berubah menjadi Installed.

Gambar 20. Modul Add-ons sales_invoices_discounts Installed
Demikianlah langkah-langkah dalam melakukan installasi moduladd-ons account_interests, account analytic defaults, dan sales_ invoices_discounts. semoga bermanfaat untuk Molang readers. Sampai jumpa di postingan selanjutnya.
Xiexie,
#UPERP8UAS03B
#UPERP8UAS03B
Selamat malam Molang readers,
Setelah di postingan 3A Molang membahas langlah-langkah dalam meng-install modul add-ons yang berhubungan dengan accounting, kali ini Molang akan memberikan tutorial dalam menggunakan modul add-ons yang sudah di-install tersebut. So check this out!
A. Langkah-langkah menggunakan modul add-ons accounting_interests:
1. Setelah proses installasi selesai dan berhasil, langkah selanjutnya adalah melihat hasil installasi dengan klik pada modul Accounting -> pada section menu Configuration klik Miscellaneous -> lalu klik Company Interest.
2. Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, maka klik Create -> kemudian mengisi data Interest Name dan Company (nama perusahaan) -> dan klik Save untuk menyimpan.
3. Tahapan dalam menggunakan modul add-ons account_interest pun sudah selesai.
B. Langkah-langkah menggunakan modul add-ons account analytic defaults:
1. Setelah proses installasi selesai dan berhasil, langkah selanjutnya adalah melihat hasil installasi dengan klik pada modul Accounting -> pada section menu Configuration klik Analytic Account -> lalu klik Analytic Defaults.
2. Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, lalu klik Create.
3. Sehingga akan muncul tampilan formulir seperti di gambar 4.
4. Langkah selanjutnya adalah mengisi formulir tersebut. Seperti yang tertera pada gambar. Langkah-langkah diberi nomor dan keterangan warna merah.
5. Kolom-kolom yang harus diisi pada form (gambar 5) tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Kolom no. 1 adalah Analytic Account yang digunakan untuk menganalisis biaya perusahaan, reinvoice waktu untuk pelanggan, dan menganalisis kinerja layanan atau proyek.
Gambar 6. Analytic Account
b) Kolom no. 2 adalah Sequence atau urutan.
c) Kolom no. 3 adalah Product yaitu produk-produk yang dijual/disupply oleh PT. Hippo Indo.
d) Kolom no. 4 adalah User yaitu orang-orang atau admin yang menangani transaksi/analisis ini.
e) Kolom no. 5 adalah Start Date yaitu tanggal dimulainya analisis akunting.
f) Kolom no. 6 adalah Partner atau perusahaan/lembaga/orang yang menjadi rekanan dari PT. Hippo Indo.
g) Kolom no. 7 adalah End Date yaitu tanggal berakhirnya analisis akunting.
h) Kolom no. 8 adalah pilihan untuk Save atau Discard Analytic Defaults. Jika memilih Save maka pengaturan/pengisian form akan disimpan dan diaplikasikan pada modul Accounting. Sedangkan jika memilih Discard maka pengaturan/pengisian form tidak akan disimpan.
6. Setelah selesai mengisi formulir, klik Save.
7. Dan setting untuk Analytic Defaults pun sudah selesai.
C. Langkah-langkah menggunakan modul add-ons sales_invoices_discounts:
1. Setelah proses installasi selesai dan berhasil, langkah selanjutnya adalah melihat hasil installasi dengan klik pada modul Accounting -> kemudian pada section menu Customers, klik Customer Invoice. Maka akan ditampilkan data history invoice untuk customer atau pilihan untuk membuat invoice (Create).
2. Maka klik Create pada bagian kiri atas. Sehingga muncul tampilan seperti di bawah ini.
3.
Mengisi kolom-kolom yang ada di invoice tersebut sesuai dengan nomor
urut yang ada di dalam gambar 15. Setiap kolom dalam gambar tersebut
dapat dijabarkan sebagai berikut ini:
a) Kolom no. 1 adalah Customer yang berisi nama customer PT. Hippo Indo. Jika tanda segitiga kea rah bawah diklik, maka akan muncul nama-nama perusahaan/lembaga yang menjadi customer dari PT. Hippo Indo.
b) Kolom no. 2 adalah Fiscal Position yang berfungsi untuk me-replace Pajak dan Account dari setiap produk yang sudah diset secara default ketika membuat Sales Order/Purchase Order/Customer Invoice/Supplier Invoice. Terdiri dari dua pilihan yaitu Normal Taxes dan Tax Exempt.
c) Kolom no. 3 adalah Invoice Date, yaitu tanggal pembuatan Invoice.
d) Kolom no. 4 adalah Journal. Pada kolom ini terdapat mata uang yang digunakan dalam transaksi.
e) Kolom no. 5 adalah Account, yaitu nomor rekening yang digunakan dalam transaski keuangan. Dalam hal ini adalah nomor akun atau rekening tujuan pembayaran oleh customer.
f) Kolom no. 6 adalah field Invoice Lines. Field ini terdiri dari Product, Description, Account, Analytic Account, Quantity, Unit Price, Taxes, dan Amount. Secara umum field ini berisi tentang produk yang dibeli oleh customer, jumlah, deskripsi dari produk, pajak yang dikenakan untuk pembelian produk ini, harga produk, dan total harga.
g)
Kolom no. 7 adalah Other Info yang berisi informasi tentang
Salesperson (nama sales), Bank Account (rekening bank), Accounting
Period (periode akuntasi), Due Date pembayaran (tanggal jatuh tempo),
Source Document (dokumen sumber), Reference/Descripton, Journal Entry,
dan sebuah field di bawahnya yang berisi Tax Description, Tax Account,
Base, dan Amount.
h) Kolom no. 8 adalah Payments yang berisi Effective Date (tanggal efektif), Journal Entry, Reference, Name, Journal, Debit, dan Credit.
i) Kolom no. 9 adalah Payment Terms yang berisi lamanya hari jatuh tempo pembayaran. Akuntan dapat menyetting berapa lama hari yang diijinkan misalnya 15 hari atau 30 hari.
j) Kolom no. 10 adalah Discount Type yaitu tipe pemberian diskon yang dapat diberikan setela dikenakan pajak atau sebelum dikenakan pajak.
k) Kolom no. 11 adalah Discount Method yaitu metode pemberian diskon. Diskon dapat diberikan dalam nominal yang sudah ditetapkan (fixed) atau dalam persen.
l) Kolom no. 12 adalah Additional Information yaitu kolom untuk menambahkan informasi yang berkaitan dengan transaksi. Kolom ini serupa dengan note. Misalnya dapat diisi dengan alamat/tujuan pengiriman barang.
m) Kolom no. 13 adalah pilihan untuk Validate atau Cancel Invoice. Jika memilih Validate berarti draft invoice akan divalidasi sehingga statusnya berubah menjadi Open. Jika memilih Cancel berarti membatalkan draft invoice.
n) Kolom no. 14 adalah pilihan untuk Save atau Discard draft invoice. Jika memilih untuk Save maka draft invoice akan disimpan dan jika memilih discard maka data-data yang telah diisikan tidak akan tersimpan.
4. Kemudian setelah selesai mengisi, klik Validate untuk memvalidasi draft invoice atau Cancel untuk membatalkan. Dan kemudian klik Save untuk menyimpan invoice (disimpan sebagai draft atau setelah divalidasi) atau Discard untuk tidak menyimpannya (tidak sebagai draft).
5. Dan cara menerapkan diskon pada invoice pun sudah selesai.
Demikian postingan Molang tentang cara menggunakan modul add-ons yang telah di-install. Semoga bermanfaat untuk Molang readers. Nantikan Molang di postingan selanjutnya.
Terimakasih,
#UPERP8UAS03C
Setelah di postingan 3A Molang membahas langlah-langkah dalam meng-install modul add-ons yang berhubungan dengan accounting, kali ini Molang akan memberikan tutorial dalam menggunakan modul add-ons yang sudah di-install tersebut. So check this out!
A. Langkah-langkah menggunakan modul add-ons accounting_interests:
1. Setelah proses installasi selesai dan berhasil, langkah selanjutnya adalah melihat hasil installasi dengan klik pada modul Accounting -> pada section menu Configuration klik Miscellaneous -> lalu klik Company Interest.

Gambar 1. Tampilan Company Interest (Hasil Installasi Modul Add-ons account_interests)
2. Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, maka klik Create -> kemudian mengisi data Interest Name dan Company (nama perusahaan) -> dan klik Save untuk menyimpan.

Gambar 2. Mengisi Data Company Interest
3. Tahapan dalam menggunakan modul add-ons account_interest pun sudah selesai.
B. Langkah-langkah menggunakan modul add-ons account analytic defaults:
1. Setelah proses installasi selesai dan berhasil, langkah selanjutnya adalah melihat hasil installasi dengan klik pada modul Accounting -> pada section menu Configuration klik Analytic Account -> lalu klik Analytic Defaults.
2. Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, lalu klik Create.

Gambar 3. Analytic Defaults
3. Sehingga akan muncul tampilan formulir seperti di gambar 4.

Gambar 4. Formulir Analytic Defaults
4. Langkah selanjutnya adalah mengisi formulir tersebut. Seperti yang tertera pada gambar. Langkah-langkah diberi nomor dan keterangan warna merah.

Gambar 5. Tahapan Mengisi Formulir Analytic Defaults
a) Kolom no. 1 adalah Analytic Account yang digunakan untuk menganalisis biaya perusahaan, reinvoice waktu untuk pelanggan, dan menganalisis kinerja layanan atau proyek.

b) Kolom no. 2 adalah Sequence atau urutan.

Gambar 7. Sequence
c) Kolom no. 3 adalah Product yaitu produk-produk yang dijual/disupply oleh PT. Hippo Indo.

Gambar 8. Product
d) Kolom no. 4 adalah User yaitu orang-orang atau admin yang menangani transaksi/analisis ini.

Gambar 9. User

Gambar 10. Start Date
f) Kolom no. 6 adalah Partner atau perusahaan/lembaga/orang yang menjadi rekanan dari PT. Hippo Indo.

Gambar 11. Partner

Gambar 12. End Date
h) Kolom no. 8 adalah pilihan untuk Save atau Discard Analytic Defaults. Jika memilih Save maka pengaturan/pengisian form akan disimpan dan diaplikasikan pada modul Accounting. Sedangkan jika memilih Discard maka pengaturan/pengisian form tidak akan disimpan.

Gambar 13. Save atau Discard
7. Dan setting untuk Analytic Defaults pun sudah selesai.
C. Langkah-langkah menggunakan modul add-ons sales_invoices_discounts:
1. Setelah proses installasi selesai dan berhasil, langkah selanjutnya adalah melihat hasil installasi dengan klik pada modul Accounting -> kemudian pada section menu Customers, klik Customer Invoice. Maka akan ditampilkan data history invoice untuk customer atau pilihan untuk membuat invoice (Create).

Gambar 14. Tampilan Laman Customer Invoice

Gambar 15. Tampilan Laman Create Customer Invoice
a) Kolom no. 1 adalah Customer yang berisi nama customer PT. Hippo Indo. Jika tanda segitiga kea rah bawah diklik, maka akan muncul nama-nama perusahaan/lembaga yang menjadi customer dari PT. Hippo Indo.

Gambar 16. Customer
b) Kolom no. 2 adalah Fiscal Position yang berfungsi untuk me-replace Pajak dan Account dari setiap produk yang sudah diset secara default ketika membuat Sales Order/Purchase Order/Customer Invoice/Supplier Invoice. Terdiri dari dua pilihan yaitu Normal Taxes dan Tax Exempt.

Gambar 17. Fiscal Position
c) Kolom no. 3 adalah Invoice Date, yaitu tanggal pembuatan Invoice.

Gambar 18. Invoice Date
d) Kolom no. 4 adalah Journal. Pada kolom ini terdapat mata uang yang digunakan dalam transaksi.

Gambar 19. Journal
e) Kolom no. 5 adalah Account, yaitu nomor rekening yang digunakan dalam transaski keuangan. Dalam hal ini adalah nomor akun atau rekening tujuan pembayaran oleh customer.

Gambar 20. Account
f) Kolom no. 6 adalah field Invoice Lines. Field ini terdiri dari Product, Description, Account, Analytic Account, Quantity, Unit Price, Taxes, dan Amount. Secara umum field ini berisi tentang produk yang dibeli oleh customer, jumlah, deskripsi dari produk, pajak yang dikenakan untuk pembelian produk ini, harga produk, dan total harga.

Gambar 21. InvoiceLines

Gambar 22. Other Info
h) Kolom no. 8 adalah Payments yang berisi Effective Date (tanggal efektif), Journal Entry, Reference, Name, Journal, Debit, dan Credit.

Gambar 23. Payments
i) Kolom no. 9 adalah Payment Terms yang berisi lamanya hari jatuh tempo pembayaran. Akuntan dapat menyetting berapa lama hari yang diijinkan misalnya 15 hari atau 30 hari.

Gambar 24. Payment Terms
j) Kolom no. 10 adalah Discount Type yaitu tipe pemberian diskon yang dapat diberikan setela dikenakan pajak atau sebelum dikenakan pajak.

Gambar 25. Discount Type
k) Kolom no. 11 adalah Discount Method yaitu metode pemberian diskon. Diskon dapat diberikan dalam nominal yang sudah ditetapkan (fixed) atau dalam persen.

Gambar 26. Discount Method
l) Kolom no. 12 adalah Additional Information yaitu kolom untuk menambahkan informasi yang berkaitan dengan transaksi. Kolom ini serupa dengan note. Misalnya dapat diisi dengan alamat/tujuan pengiriman barang.

Gambar 27. Additional Information
m) Kolom no. 13 adalah pilihan untuk Validate atau Cancel Invoice. Jika memilih Validate berarti draft invoice akan divalidasi sehingga statusnya berubah menjadi Open. Jika memilih Cancel berarti membatalkan draft invoice.

Gambar 28. Validate atau Cancel Invoice
n) Kolom no. 14 adalah pilihan untuk Save atau Discard draft invoice. Jika memilih untuk Save maka draft invoice akan disimpan dan jika memilih discard maka data-data yang telah diisikan tidak akan tersimpan.
Gambar 29. Save atau Discard
4. Kemudian setelah selesai mengisi, klik Validate untuk memvalidasi draft invoice atau Cancel untuk membatalkan. Dan kemudian klik Save untuk menyimpan invoice (disimpan sebagai draft atau setelah divalidasi) atau Discard untuk tidak menyimpannya (tidak sebagai draft).
5. Dan cara menerapkan diskon pada invoice pun sudah selesai.
Demikian postingan Molang tentang cara menggunakan modul add-ons yang telah di-install. Semoga bermanfaat untuk Molang readers. Nantikan Molang di postingan selanjutnya.
Terimakasih,
#UPERP8UAS03C
Buenas noches
Molang readers….
Mengacu pada
kata pepatah, Tak kenal maka tak sayang, maka rasanya tesntu belum afdol jika
kita menginstall
modul add-ons
tanpa mengetahui kegunaannya. Berdasarkan dua modul add-ons yang telah
di-install
pada postingan 3A, maka kali ini Molang akan memaparkan fungsi atau kegunaan
dari modul add-ons
yang sudah di-install
tersebut. Mari kita simak bersama.
A. Kegunaan modul add-ons
accounting_interests
Modul add-ons
account_interests merupakan modul add-ons yang berkaitan dengan modul
Accounting. Sehingga Modul add-ons
account_interests berfungsi untuk menunjang fungsi utama dari modul Accounting.
Dimana dalam hal ini adalah untuk melakukan pengaturan terhadap interest atau
bunga. Melalui website yang dicantumkan di file Excel sebagai lampiran dari
soal dan dari data modul add-ons
account_interests di Odoo (melalui droplet) diperoleh informasi mengenai fungsi
dari modul add-ons account_interests sebagai berikut:
“Adds general or
individual interest rates to accounts. Base for calculation interests on moves”.
Yang dapat diartikan sebagai “Menambahkan suku bunga majemuk atau tunggal ke
rekening. Dasar untuk perhitungan bunga bergerak”.

Gambar
1. Fungsi Modul Add-ons account_interests yang Dapat Diketahui via Website
Gambar
2 Fungsi Modul Add-ons account_interests yang Dapat Diketahui via Odoo v.8 yang
Diakses dengan Droplet
B. Kegunaan modul add-ons account analytic
defaults
Modul add-ons account
analytic default merupakan modul add-ons yang berkaitan dengan modul
Accounting. Sehingga Modul add-ons account
analytic default berfungsi untuk menunjang fungsi utama dari modul Accounting.
Dimana dalam hal ini adalah untuk melakukan pengaturan terhadap analytical
accounting di perusahaan dengan default tertentu berdasarkan produk, user, partner,
company, dan tanggal. Fungsi ini dapat dijalankan jika sudah melakukan
setting terhadap analytical accounting (melakukan ceklist di modul Setting
-> Accounting -> Analytic accounting). Melalui website (https://www.odoo.com/apps/modules/8.0/account_analytic_default/)
yang dicantumkan di file Excel sebagai lampiran dari soal dan dari data modul add-ons account
analytic default di Odoo (melalui droplet) diperoleh informasi mengenai fungsi
dari modul add-ons account analytic default sebagai berikut:
“Set default values for your analytic accounts.Allows to automatically select analytic accounts based on criterions: Product, Partner, User, Company, and Date.”
Yang dapat
diartikan sebagai “Mengatur nilai default untuk akun analitik Anda.
Memungkinkan untuk secara otomatis memilih akun analitik berdasarkan kriteria:
Produk, Pasangan,
Pemakai, Perusahaan,
dan Tanggal."

Gambar 3. Fungsi Modul Add-ons account
analytic default yang Dapat Diketahui via Website

Gambar
4. Fungsi Modul Add-ons account analytic default yang Dapat Diketahui via Odoo
v.8 yang Diakses dengan Droplet
C. Kegunaan modul add-ons sales_invoices_discounts:
Modul add-ons sales_invoices_discount
merupakan modul add-ons yang berkaitan dengan modul Accounting. Sehingga Modul add-ons sales_invoices_discount
berfungsi untuk menunjang fungsi utama dari modul Accounting. Dimana dalam hal
ini adalah untuk melakukan pengaturan terhadap nilai diskon yang akan diberikan
perusahaan kepada customer dengan pengaturan berupa payments terms, kemudian
pemberian diskon sebelum atau sesudah dikenakan pajak, dan nilai diskon yang
sudah fix atau berupa presentase. Fungsi ini dapat dijalankan jika modul
add-ons sales_invoices_discounts sudah terinstall dengan modul-modul lain juga
harus diinstall karena memiliki keterkaitan (dependencies). Modul-modul
tersebut adalah Accounting and Finance, Sales Management, eInvoicing, dan Odoo.
Melalui website (https://www.odoo.com/apps/modules/8.0/sales_invoices_discounts/)
yang dicantumkan di file Excel sebagai lampiran dari soal dan dari data modul add-ons sales_invoices_discounts
di Odoo (melalui droplet) diperoleh informasi mengenai fungsi dari modul
add-ons sales_invoices_discounts sebagai berikut:
a)
Manage Discount on Sale Order and
Invoice (mengatur
diskon pada Sale Order dan Invoice) >> Fix & Percentage wise Discount on Sale Order and Invoice (Memberikan
diskon yang bijaksana dengan diskon yang fix/tetap & presentase pada Sale Order
dan Invoice).
b)
Choose the Type if it After Or Before
Applying Taxes (Memilih
tipe diskon, akan dikenakan setelah atau sebelum dikenakan pajak).
c)
You Can Choose Either Fixed Amount Or
Percentage Wise (Akuntan
dapat memilih dengan menetapkan nilai diskon dalam jumlah tertentu (yang sudah
fixed) atau dalam presentase).
d)
Customized Invoice Report to show the
discount type and amount if the discount applied (Dapat menyesuaikan Invoice Report
untuk menunjukkan tipe diskon dan jumlahnya jika diskon telah diterapkan).
e)
Customized Sale Order Report to show
the discount type and amount if the discount applied (Dapat menyesuaikan Sale Order untuk
menunjukkan tipe diskon dan jumlahnya jika diskon telah diterapkan).
Gambar
5. Fungsi Modul Add-ons sales_invoices_discounts yang Dapat Diketahui via Website
Gambar
6. Fungsi Modul Add-ons sales_invoices_discounts yang Dapat Diketahui via Odoo
v.8 yang Diakses dengan Droplet
Demikianlah
postingan Molang tentang fungsi atau kegunaan dari modul add-ons yang
sudah di-install. Semoga
bermanfaat bagi Molang readers. Terus dieksplor supaya semakin paham. Sampai
jumpa di postingan selanjutnya.
Gracias,
#UPERP8UAS03D
Danke,
#UPERP8UAS03E
Tschuss,
#UPERP8UAS03F
#UPERP8UAS03D
Guten abend
Molang readers,
Molang kembali
lagi masih dengan pembahasan yang sama yaitu modul add-ons. Jika pada
postingan sebelumnya membahas bagaimana cara menginstall, cara
menggunakan, dan kegunaan dari modul add-ons tersebut, maka kali ini
Molang akan membahas tentang perbedaan sebelum dan sesudah modul add-ons
di-install.
A. Modul add-ons account_interests
Menurut rumpun
asalnya, modul add-ons account_interests merupakan modul add-ons
yang menunjang fungsi utama dari Modul Accounting.
Maka Molang mengeksplor Modul Accounting
terlebih dahulu sebelum menginstall modul add-ons
account_interests. Sebelum di-install tidak terdapat
pengaturan/konfigurasi untuk bunga (interest) pada section menu Configuration
-> menu Miscellaneous. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini
(ditandai dengan kotak warna merah dan biru).

Gambar
1. Sebelum Di-install Modul Add-ons account_interests
Sedangkan
setelah modul add-ons account_interests di-install, maka jika
kita membuka modul Acounting -> section menu Configuration -> menu
Miscellaneous akan terdapat tambahan sub menu Company Interest.
Perubahannya dapat dilihat pada gambar 2 di bawah ini.

Gambar
2. Setelah Di-install Modul Add-ons account_interests
B. Modul add-ons account analytic defaults
Seperti halnya
modul add-ons account_interests, modul add-ons account
analytic defaults juga merupakan bagian dari rumpun modul Accounting. Maka Molang mengeksplor
Modul Accounting terlebih dahulu
sebelum meng-install modul add-ons account analytic default.
Sebelum di-install tidak terdapat pengaturan/konfigurasi untuk Analytic
Defaults pada section menu Configuration -> menu Analytic Accounting. Seperti terlihat pada
gambar di bawah ini (ditandai dengan kotak warna merah).

Gambar
3. Sebelum Di-install Modul Add-ons Account Analytic Default
Sedangkan
setelah modul add-ons account analytic default di-install,
maka jika kita membuka modul Acounting -> section menu Configuration
-> menu Analytic Accounting
akan terdapat tambahan sub menu Analytic Defaults. Perubahannya dapat dilihat
pada gambar 4 di bawah ini.

Gambar
4. Setelah Di-install Modul Add-ons Account Analytic Default
C. Modul add-ons sales_invoices_discounts
Seperti halnya
modul add-ons account_interests dan modul add-ons account
analytic defaults, modul add-ons sales_invoices_discounts juga
merupakan bagian dari rumpun modul Accounting.
Selain itu jika dilihat dari dependencies
yang ada di technical data modul add-ons
sales_invoices_discounts,
modul ini akan bekerja jika sudah terinstall modul Sales Management. Karena
diskon akan masuk dalam draft quotation untuk customer. Maka
Molang mengeksplor Modul Accounting dan
Modul Sales Management terlebih
dahulu sebelum meng-install modul add-ons sales_invoices_discounts. Sebelum di-install modul add-ons sales_invoices_discounts,
jika kita klik modul Accounting -> pada section menu Customers, klik Customer
Invoices -> klik Create maka
akan muncul tampilan seperti pada gambar 5 di bawah ini.

Gambar
5. Pada Modul Accounting Sebelum Di-install Modul Add-ons
sales_invoices_discounts
Sedangkan
setelah modul add-ons sales_invoices_discounts di-install, maka jika kita klik
modul Accounting -> pada section
menu Customers, klik Customer Invoices -> klik Create maka akan muncul tampilan
seperti pada gambar 6 di bawah ini.

Gambar
6. Pada Modul Accounting Setelah Di-install Modul Add-ons
sales_invoices_discounts
Perbedaannya
terdapat pada gambar 6 yang ditandai dengan kotak warna merah pada gambar. Jika
belum di-install modul add-ons sales_invoices_discounts, maka tidak terdapat
pilihan setting untuk Discount Type dan Discount Method. Sedangkan
setelah di-install modul add-ons sales_invoices_discounts, maka terdapat
pilihan setting untuk Discount Type (After Tax atau Before Tax) dan
Discount Method (Fixed atau Percentage).
Dan pada Modul Sales Management, sebelum meng-install
terlebih dahulu klik modul Sales Management -> pada section
menu Sales, klik Quotations -> klik Create, maka
akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

Gambar
7. Pada Modul Sales Management Sebelum Di-install Modul Add-ons
sales_invoices_discounts
Sedangkan
setelah modul add-ons sales_invoices_discounts di-install, maka jika kita klik
modul Sales Management -> pada section menu Sales, klik Quotations
-> klik Create maka akan
muncul tampilan seperti pada gambar 8 di bawah ini.

Gambar
8. Pada Modul Sales Management Setelah Di-install Modul Add-ons
sales_invoices_discounts
Perbedaannya
terdapat pada gambar 8 yang ditandai dengan kotak warna merah pada gambar. Jika
belum di-install modul add-ons sales_invoices_discounts, maka tidak terdapat
pilihan setting untuk Discount Type dan Discount Method. Sedangkan
setelah di-install modul add-ons sales_invoices_discounts, maka terdapat
pilihan setting untuk Discount Type (After Tax atau Before Tax) dan
Discount Method (Fixed atau Percentage).
Demikianlah
postingan Molang tentang perbedaan sebelum dan sesudah modul add-ons di-install.
Semoga bermanfaat untuk Molang readers. Jumpa lagi di postingan selanjutnya
yaa.
Danke,
#UPERP8UAS03E
Guten abend
Molang readers,
Melanjutkan
post sebelumnya (semoga Molang readers tidak bosan dengan kata sapaan saya),
Molang akan membagikan info yang masih berhubungan dengan modul add-ons
yang sudah di-install. Yang dibahas kali ini adalah tentang database
yang ada (muncul) saat modul add-ons di-install.
A. Database
yang muncul saat modul add-ons account_interests Di-install
Modul add-ons
account_interests merupakan modul add-ons yang berhubungan dengan modul Accounting. Hal ini dapat dilihat dari
profil modul add-ons yang ada di website. Selain itu, nama modul add-ons
ini mengandung kata “interests” yang berarti bunga. Istilah bunga
sangat erat kaitannya dengan bidang Accounting.
Maka, ketika kita akan meng-install sebaiknya kita mengeksplor lebih
dalam apa yang ada di modul Accounting.
Sehingga setelah proses installasi selesai, kita dapat menemukan perbedaan
sebelum dan setelah dilakukan installasi. Seperti yang telah Molang bahas di post 3D, Molang membahas tentang perbedaan
sebelum dan sesudah modul add-ons di-install. Dan terlihat
perbedaan pada modul Accounting.
Sehingga untuk postingan kali ini dapat disimpulkan bahwa database/menu yang
muncul saat modul add-ons diinstall adalah Modul Accounting, dimana yang lebih sepesifik
terletak pada section menu Configuration dan jika menu Miscellaneous
diklik maka akan muncul sub menu Company Interest. Hal ini dapat dilihat
pada gambar 1 di bawah ini.

Gambar
1. Database yang Muncul Saat Modul Add-ons
account_interests Di-install
B. Database
yang muncul saat modul add-ons account analytic default Di-install
Modul add-ons
account analytic default merupakan modul add-ons yang berhubungan dengan
modul Accounting. Hal ini dapat
dilihat dari profil modul add-ons yang ada di website dan di Odoo v.8
yang diakses melalui localhost:8069. Selain itu, nama modul add-ons ini
mempunyai kemiripan dengan salah satu setting yang ada di Odoo yaitu analytic accounting. Sehingga, jika kita sudah
melakukan pengaturan untuk menampilkan setting analytic accounting, maka kita dapat langsung meng-install modul add-ons account analytic default. Oleh
karena itu, ketika kita akan meng-install sebaiknya kita mengeksplor
lebih dalam apa yang ada di modul Accounting
apakah settingan yang dibutuhkan untuk meng-install modul add-ons (dependencies) account analytic
default sudah terpenuhi atau belum. Sehingga setelah proses installasi selesai,
kita dapat menemukan perbedaan sebelum dan setelah dilakukan installasi.
Seperti yang telah Molang bahas di post 3D, Molang membahas tentang perbedaan
sebelum dan sesudah modul add-ons di-install. Dan terlihat
perbedaan pada modul Accounting.
Sehingga untuk postingan kali ini dapat disimpulkan bahwa database/menu yang
muncul saat modul add-ons di-install adalah Modul Accounting, dimana yang lebih sepesifik
terletak pada section menu Configuration dan jika menu Analytic
Acconting diklik maka akan muncul sub menu Analytic Defaults Hal ini
dapat dilihat pada gambar 2 di bawah ini.

Gambar
2. Database yang Muncul Saat Modul Add-ons
account analytic default Di-install
C. Database
yang muncul saat modul add-ons sales_invoices_discounts
Di-install
Modul add-ons
account analytic default merupakan modul add-ons yang berhubungan dengan
modul Accounting. Hal ini dapat
dilihat dari profil modul add-ons yang ada di website dan di Odoo v.8
yang diakses melalui localhost:8069. Namun jika dilihat dari nama modulnya,
modul add-ons sales_invoices_discounts
tidak hanya berkaitan dengan modul Accounting
saja, tetapi juga berkaitan dengan modul Sales Management karena berkaitan
dengan diskon yang yang diberikan pada invoice
penjualan ke customer.
Pada modul Accounting, perubahan terjadi pada draft
invoice untuk customer. Perubahan tersebut dapat dilihat pada gambar 3 di bawah
ini (perubahan ditandai dengan kotak warna merah).

Gambar
3. Database yang Muncul Saat Modul Add-ons
sales_invoices_discounts Di-install (di Modul Accounting)
Sedangkan pada
modul Sales, perubahan terjadi pada section menu Sales -> Quotations -> klik Create. Pada draft quotation terdapat perubahan seperti terlihat pada gambar 4
di bawah ini (perubahan ditandai dengan kotak warna merah).

Gambar
4. Database yang Muncul Saat Modul Add-ons
sales_invoices_discounts Di-install (di Modul Sales)
Cukup sekian
postingan Molang tentang database yang ada (muncul) saat modul add-ons
di-install. Semoga bermanfaat untuk Molang readers. Sempai jumpa di
postingan selanjutnya.
Tschuss,
#UPERP8UAS03F
Selamat malam Molang
readers.
Terimakasih sudah
setia membaca artikel-artikel di blog Molang. Kali ini Molang akan membuat summary tentang postingan-postingan
Molang dari no. #UPERP8UAS03A sampai dengan #UPERP8UAS03E. Oke, langsung saja
masuk pada pokok pembahasan. Let’s check
this out!
A.
#UPERP8UAS03A - Cara Install Modul Add-ons yang Berhubungan dengan
Accounting
Pada
postingan ini Molang membahas tentang cara install
modul add-ons yang berhubungan dengan
accounting. Modul add-ons tersebut adalah account interests, account analytic
defaults, dan sales invoices
discounts. Postingan ini dapat diakses melalui link:
http://molang-uperp8.blogspot.co.id/2016/12/uperp8uas03a-cara-install-modul-add-ons.html dan screenshotnya
adalah seperti pada gambar 1 sebagai berikut.

Gambar 1. Screenshot #UPERP8UAS03A - Cara Install Modul Add-ons yang Berhubungan dengan Accounting
B. #UPERP8UAS03B
- Panduan Cara menggunakan Modul Add-ons
yang Berhubungan dengan Accounting
Pada
postingan ini Molang membahas tentang panduan cara menggunakan modul add-ons yang berhubungan dengan accounting yang sebelumnya telah di-install. Modul add-ons tersebut adalah account
interests, account analytic defaults, dan sales invoices discounts. Postingan ini dapat diakses melalui link:
http://molang-uperp8.blogspot.co.id/2016/12/uperp8uas03b-panduan-cara-menggunakan.html
dan screenshotnya adalah seperti
pada gambar 2 sebagai berikut.

Gambar 2. Screenshot #UPERP8UAS03B - Panduan Cara
menggunakan Modul Add-ons yang
Berhubungan dengan Accounting
C. #UPERP8UAS03C
- Kegunaan Masing-masing Modul Add-ons yang Berhubungan dengan
Accounting
Pada
postingan ini Molang membahas tentang kegunaan masing-masing modul add-ons yang berhubungan dengan accounting yang sebelumnya telah di-install. Modul add-ons tersebut adalah account
interests, account analytic defaults, dan sales invoices discounts. Postingan ini dapat diakses melalui link:
http://molang-uperp8.blogspot.co.id/2016/12/uperp8uas03c-kegunaan-masing-masing.html
dan screenshotnya adalah seperti pada gambar 3 sebagai berikut.

Gambar 3. Screenshot #UPERP8UAS03C - Kegunaan Masing-masing Modul Add-ons yang Berhubungan dengan
Accounting
D.
#UPERP8UAS03D - Perbedaan Sebelum dan Sesudah
Modul Add-ons Di-install
Pada
postingan ini Molang membahas tentang perbedaan sebelum dan sesudah modul add-ons yang berhubungan dengan accounting di-install. Modul add-ons
tersebut adalah account interests,
account analytic defaults, dan sales
invoices discounts. Postingan ini dapat diakses melalui link:
http://molang-uperp8.blogspot.co.id/2016/12/uperp8uas03d-perbedaan-sebelum-dan.html
dan screenshotnya adalah seperti
pada gambar 4 sebagai berikut.

Gambar 4. Screenshot #UPERP8UAS03D - Perbedaan
Sebelum dan Sesudah Modul Add-ons
Di-install
E. #UPERP8UAS03E - Database
yang Ada (Muncul) Saat Modul Add-ons
Di-install
Pada postingan ini
Molang membahas tentang database yang
ada (muncul) saat modul add-ons di-install. Modul add-ons tersebut adalah account
interests, account analytic defaults, dan sales invoices discounts. Postingan ini dapat diakses melalui link:
http://molang-uperp8.blogspot.co.id/2016/12/uperp8uas03e-database-yang-ada-muncul.html
dan screenshotnya adalah seperti pada gambar 5 sebagai berikut.
Gambar 5. Screenshot #UPERP8UAS03E #UPERP8UAS03E - Database yang Ada
(Muncul) Saat Modul Add-ons
Di-install
Cukup sekian postingan dari Molang, semoga bermanfaat
untuk Molang readers. Vielen dank und
gute nacht!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar